Jambore Milenial Pelaku dan Pendamping Pembangunan Pertanian 2019

 

Hari ini [18/10] Kebun Raya Cibodas menjadi lokasi kegiatan Jambore Milenial Pelaku dan Pendamping Pembangunan Pertanian 2019. Jambore dihadiri oleh 1500 orang ini,  melibatkan pendamping, pelaku dan praktisi pertanian, seperti para penyuluh pertanian, tenaga fungsional seperti dosen, guru, widyaiswara, penyuluh swadaya dan P4S, pengurus poktan dan gapoktan, agripreneurs, mahasiswa, siswa penerima PWMP dan para tokoh petani. Kegiatan diselenggarakan oleh Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan) RI dengan tema “Membangun SDM Pertanian Berdaya Saing menuju Pertanian Modern”.

Menurut kepala Badan BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi, sumber daya manusia [SDM] harus menjadi kunci keberhasilan dan kesuksesan Indonesia di masa depan. Oleh sebab itu, SDM Indonesia harus memiliki keunggulan dalam segala bidang untuk bersaing secara mendunia dalam kacamata revolusi industri 4.0, mampu berakselerasi dengan gerak pembangunan pertanian menuju Lumbung Pangan Dunia 2045.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi, menumbuhkembangkan wirausahawan, meningkatkan jejaring kerjasama dan kemitraan, meningkatkan pemahaman dalam penggunaan teknologi pertanian modern serta memberikan apresiasi kepada pelaku utama pendamping pertanian yang berprestasi.

Kepala BPPSDMP dalam kesempatan ini, melakukan pengukuhan dan penobatan 21 orang duta milenial pembangunan pertanian dan melaunching gerakan petani milenial berorientasi ekspor.

Selamat mengadakan jambore…. Menuju Indonesia menjadi Lumbung Pangan Dunia 2045…..

Oleh: Winarni (Pranata Humas BKHH)

Foto: Tatang (Pranata Humas BKHH)