Mengenal Tanaman Sakura di Kebun Raya Cibodas

Tanaman Sakura merupakan tanaman yang sangat terkenal dan menarik perhatian banyak masyarakat saat ini. Tanaman ini dikenal dengan nama lati   n Prunus cerasoides atau Cerasus cerasoides. Kebun Raya Cibodas sebagai kawasan konservasi tumbuhan secara ex situ memiliki koleksi tanaman menarik ini. Tidak hanya satu jenis tetapi lebih dari satu. Yuk kita kenali lebih tentang tanaman menarik ini.

Prunus cerasoides merupakan tanaman yang berasal dari kawasan Bhutan; China (Xinjiang, Yunnan); India (Himachal Pradesh, Jammu-Kashmir, Meghalaya, Mizoram, Sikkim, Tamil Nadu, Uttar Pradesh, dan Bangal Barat); Myanmar; Nepal; Sri Langka; Thailand; dan Vietnam, dan banyak ditanam di daerah subtropik dan di daerah temperate.  Di India tanaman Prunus cerasoides tumbuh di kawasan terbatas yaitu di daerah sub montana dan pegunungan Himalaya pada ketinggian 1500 – 2400 m dpl. Sedangkan di sebelah barat China tumbuh di hutan-hutan pada ketinggian dari 700 – 3700 m dpl.

Di daerah asalnya Prunus ini berbunga pada bulan November – Desember dan April – Mei. Tanaman ini dalam metologi Hindu merupakan tanaman yang disucikan atau dikeramatkan. Di daerah perbukitan Garhwal India tanaman ini tumbuh secara melimpah dan oleh penduduk setempat tanaman ini dipuja pada acara ritual keagamaan. Penduduk setempat tidak pernah menebang pohon ini dan hanya menggunakan rantingnya dalam acara-acara ritual serta melarang tanaman dijadikan kayu bakar. Oleh sebab itu tanaman Prunus cerasoides di kawasan ini dapat ditemukan berupa pohon-pohon yang sudah tua, dan menjadi tanaman yang mempunyai makna penting dalam kultur di India dan di Thailand. Selain digunakan dalam acara ritual keagamaan Prunus cerasoides mempunyai nilai yang sangat penting, yaitu sebagai tanaman yang kaya akan sumber pollen atau serbuk sari dan nektar untuk lebah-lebah madu.

Menurut Botanic Gardens Conservation International (BGCI 2013) dalam The International Union for Conservation of Nature (IUCN) 2016,  ada 12 spesimen koleksi hidup Prunus cerasoides dan 2 koleksi hidup Cerasus cerasoides ditemukan di kebun raya di seluruh dunia yang dikonservasi secara ex situ, yaitu  berada di Kebun Raya Cibodas dan di Arboretum Sakura Thailand.

Di Kebun Raya Cibodas Prunus cerasoides sudah ada sejak tahun 1963 dan terdaftar dalam buku Katalog yang berjudul An Alphabetikal List of Plant Species Cultivated In The Hortus Botanicus Tjibodasiensis yang diterbitkan pada tahun 1963. Koleksi Prunus cerasoides pada saat itu berjumlah empat individu (spesimen) yang ditanam di vak L, RTS, dan vak I. Saat ini, di Kebun Raya Cibodas Prunus cerasoides ditanam di berbagai kawasan sebagai tanaman koleksi dan terdaftar dalam katalog tanaman koleksi kebun,  berjumlah 32 spesimen yang tersebar di 15 sub vak.

Melihat animo pengunjung yang besar untuk menyaksikan indahnya bunga Prunus cerasoides (sakura), pada tahun 2007 dibangun kebun Tematik Sakura seluas 7.000 m² yang berada di lembah Cibogo. Di kebun Tematik Sakura ini ditanam 435 spesimen Prunus cerasoides (sakura) yang merupakan hasil perbanyakan dari Prunus cerasoides yang dikoleksikan. Prunus cerasoides di Kebun Raya Cibodas mempunyai kebiasaan berbunga dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Januari – Februari dan Agustus -September.

Dengan dibangunnya Kebun Tematik Sakura masyarakat atau pengunjung bisa menyaksikan indahnya bunga sakura lebih semarak apabila sedang berbunga secara serempak.

Pertumbuhan pembungaan Prunus cerasoides di Kebun Raya Cibodas belum maksimal seperti pertumbuhan di Jepang sebagai negara yang punya julukan negeri sakura. Pertumbuhannya sangat dipengaruhi oleh factor iklim sehingga tidak tampil berbunganya seserempak di Jepang.

Durasi mekar bunga Prunus cerasoides di Kebun Raya Cibodas berkisar 3-7 hari tergantung keadaan cuaca. Apabila sedang banyak turun hujan kuntum bunga biasanya mudah gugur. Waktu kemunculan bunga sakura sangat dipengaruhi keadaan iklim, kadang-kadang berbunga di awal bulan atau kadang di akhir bulan. Karakteristik Prunus cerasoides sebelum berbunga biasanya menggugurkan daunnya terlebih dahulu, sehingga manakala berbunga, kuntum-kuntum bunga lebih nampak terlihat. Setelah masa berbunga selesai lalu diikuti oleh tumbuhnya tunas-tunas baru. Namun kadang-kadang keluarnya bunga juga diiringi oleh keluarnya tunas muda, sehingga kuntum-kuntum bunga tampak bercampur dengan tunas-tunas muda.

Deskripsi

Prunus cerasoides atau sakura  tergolong tanaman tahunan berkayu yang menggugurkan daun, dengan tinggi bisa mencapai 3-10 m. Batang mengkilat berwarna keabu-abuan dan kulitnya berbetuk ring atau melingkar. Bunga hermaphrodit atau memiliki organ jantan dan betina dan dipolinasi oleh serangga. Kelopak berwarna kemerah-merahan. Bunga berwarna pink dan putih. Benang sari berjumlah 32-34. Daun berbentuk telur atau bulat lonjong-ellips, tepi daun bergerigi halus, terdapat gland kecil 2-5 pada ujung tangkai daun, kedua permukaannya kasap, warna gelap mengkilap. Buah berbentuk ellips berwarna kuning dan merah sewaktu matang, kasap, mengkilat, ditopang oleh bagian bawah tabung kelopak, dan berbiji satu.

Kegunaan

Juice dari kulit batang dipakai obat luar untuk mengobati tubuh bagian belakang. Bagian hati kayu untuk menurunkan panas dan bersifat tonik, mengobati rasa mual dan muntah. Buah dimakan mentah atau dimasak, berasa asam dan bersifat mengelat (astringent), buahnya jarang dimakan mentah umumnya dimasak dahulu. Biji dapat dibuat manik-manik. Prunus cerasoides yang hidup liar merupakan sumber potensial untuk kayu.  Kayu cukup keras, kuat, tahan lama, dan harum. Kayu digunakan untuk bahan konstruksi, mebelair, perabotan dalam, dan untuk kayu bakar. Daun digunakan untuk pewarna dan pakan ternak. Bunga sangat terkenal sebagai tanaman hias.

Perbanyakan

Prunus cerasoides dapat diperbanyak dengan biji, cangkok atau dengan stek akar. Tanaman ini selain sebagai tanaman hias juga sangat cocok untuk program reboisasi dan penanaman di daerah kering. Tanaman Prunus cerasoides akan tumbuh subur pada tanah yang sedikit berkapur, berdrainase baik dan lembab, membutuhkan lingkungan yang terbuka, serta kena sinar matahari.

Status Konservasi

Prunus cerasoides Buch.-Ham. ex D.Don menurut (IUCN) 2016 termasuk dalam Least Concern ver 3.1.

Ada dua jenis sakura yang bisa dilihat di Kebun Tematik Sakura Kebun Raya Cibodas, yaitu Prunus cerasoides dengan warna bunga pink keputihan dan Prunus sp. dengan warna bunga merah muda.

oleh: Nanang Suryana (Pranata Humas Madya)