Pinang Jawa, Pinanga javana Blume, Palem Endemik Jawa dan Terancam Punah

Nama Daerah: Pinang Jawa (Indonesia), Pinang hanyawar, Pinang panyawar (Jawa Barat), Palem barong (Jawa Timur).

Pinang Jawa merupakan palem yang tumbuh dengan batang tunggal, mencapai tinggi 10 m dengan diameter 8-10 cm. Batang beruas jelas, jarak antar ruas 10 – 30 cm, permukaan batang hijau kecoklatan, licin, pecah-pecah secara membujur. Penyangga tajuk memanjang, panjang 150 cm – 200 cm, diameter 25 cm, membengkak, coklat keunguan, dengan sisik berwarna coklat. Daun menyirip, mahkota memiliki panjang daun 1,5 – 2 m, panjang tangkai daun sampai 50 cm, anak daun 10 – 15 buah tiap sisi rakis, tajuk pelepah berwarna hijau sampai hijau keunguan. Perbungaan pendek, berbentuk malai, menggantung, keluar dari bawah tajuk pelepah, tiap tandan terdiri atas 15 -16 rakila; tiap rakila terdiri atas 40 – 50 buah. Bunga, satu bunga betina diapit oleh dua bunga jantan. Buah berbentuk bulat telur, panjang 20 mm, diameter 15 mm, merah kehitaman, berbiji satu.

Pinang Jawa tumbuh sangat terbatas pada kawasan hutan pegunungan rendah pada ketinggian 800 – 1.700 m dpl., di Jawa Barat dan Jawa tengah. Pinang Jawa dapat tumbuh di tempat terlindung atau terbuka, menyukai tanah yang subur, gembur dan banyak mengandung humus.

Kegunaan: Pinang Jawa memiliki batang yang keras dan kuat, dapat digunakan untuk bahan bangunan. Buahnya digunakan sebagai pengganti pinang sirih dan hiasan dinding.

Di Kebun Raya Cibodas Pinang Jawa dikoleksi sebanyak 12 spesimen yang tersebar di 3 vak, yaitu di vak II.B., X.A., dan XIII.A.

Status Kelangkaan: Pinang Jawa diklasifikasikan sebagai spesies terancam punah (endangered spesies) menurut IUCN Red List 1997 dan di Indonesia dimasukkan kedalam 

salah satu dari dua belas jenis tumbuhan palem yang dilindungi menurut Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 1999. Tumbuhan Pinang Jawa memiliki sebaran yang sangat terbatas, yaitu hanya di Jawa, sehingga tumbuhan ini dikategorikan sebagai tumbuhan endemik Jawa.

 

Nanang Suryana- Pranata Humas Madya

BKHH Kawasan Cibodas

Oktober 2019