BUNGA SAKURA, Prunus cerasoides Buch.-Ham. ex D.Don MENGHIASI LEMBAH CIBOGO KEBUN RAYA CIBODAS (KRC)

Sahabat Kebun Raya Cibodas, kami akan berbagai informasi sekitar bunga sakura, Prunus cerasoides Buch.-Ham. ex D.Don yang setiap tahun bunganya menghiasi lembah Cibogo.

Marga Prunus di dunia kurang lebih ada 200 jenis yang tersebar di daerah daerah empat musim, subtropik, dan tropik, sebagian besar marga ini ditemukan di Amerika Utara, Asia, dan Europa bagian selatan.
Jenis sakura yang selalu berbunga di KRC yaitu Prunus cerasoides. Prunus cerasoides memiliki nama sinonim Cerasus cerasoides Buch.-Ham. ex D.Don, Prunus puddum Roxb. ex Wall., Cerasus puddum Wall. dengan nama umum (Inggris): Himalayan wild cherry, Sour Cherry, termasuk ke dalam suku Rosaceae (kerabat mawar).

Di KRC sakura, Prunus cerasoides selain ditaman sebagai tanaman koleksi yang tersebar di 17 sub vak atau blok juga ditanam dalam bentuk Taman Tematik Sakura pada area seluas ± 7.000 m² yang berada di lembah Cibogo pada ketinggian 1.200 m dpl.
Di Lembah Cibogo inilah anda dapat menikmati indahnya bunga sakura ketika mekar yang biasanya terjadi dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Januari – Februari dan Agustus – September. Dari tahun ke tahun Lembah Cibogo menjadi tempat yang sangat diminati untuk dikunjungi (point of interest) kalau sakura sedang bermekaran, tapi mekarnya bunga sakura di Lembah ini tidak selalu sama, kadang mekar secara serempak dengan jumlah bunga yang melimpah tapi kadang mekar sedikit dan kurang serempak, hal ini sangat dipengaruhi faktor cuaca. Pada bulan Januari – Februari tahun ini Lembah Cibogo kurang semarak dihiasi oleh bunga sakura berbeda dengan tahun sebelumnya. Pada tahun ini faktor cuaca kurang bersabat dengan kemunculan bunga sakura. Walaupun demikian Lembah Cibogo tetap dihiasi dengan bunga sakura dan pengunjung masih bisa berburu dari pohon ke pohon mencari ranting-ranting yang dihiasi bunga sakura.
Beberapa koleksi tanaman sakura yang berada di luar Lembah Cibogo juga memperlihatkan pola pembungaan yang tidak serempak dan tidak banyak pada tahun ini. Beberapa pohon hanya tampak sedikit berbunga dan bahkan munculnya bunga diikuti dengan munculnya daun muda, sehingga kurang terlihat indah menghiasi pohonnya.

Di Jepang sebagai negara yang mempunyai empat musim, munculnya bunga sakura di musim semi menjadi pusat perhatian khusus walaupun durasi kemunculan bunga sakura relatif singkat, yaitu kurang lebih sepuluh hari. Mengapa demikian?

Tanaman sakura ketika berbunga menampilkan bunganya yang sangat indah dan banyak dikagumi masyarakat di dunia. Negara Jepang dan beberapa negara yang mempunyai empat musim apabila musim semi tiba, bunga sakura akan muncul serempak pada pohonnya bahkan pohonnya penuh ditutupi dengan bunga sakura tanpa adanya daun, sehingga penampilan bunga sakura sangat indah dan membuat orang yang melihatnya terpesona.

Di Jepang, pada saat bunga sakura bermekaran ada suatu momen khusus yang sangat digandrungi, terutama kaum milenial, yaitu yang disebut dengan Hanami. Acara hanami, merupakan acara pesta di luar ruangan yang biasanya dilakukan di bawah atau dekat dengan pohon sakura yang sedang bermekaran. Momen Hanami merupakan momen keceriaan dan keindahan.
Pohon sakura tidak hanya memiliki bunga yang indah, namun bagian-bagian tanamannyapun sudah dijadikan penganan dan minuman yang diambil dari bagian daun, kelopak bunga, dan bunganya. Bebrapa hasil olahan dari pohon sakura, antara lain sakura mochi snacks, sakura roll cakes, sakura onigiri, sakura kanten, sakura yokan, dan lain-lain. Bahkan ada beberapa jenis dari makanan tersebut hanya bisa didapatkan apabila sakura sedang musim berbunga.

Sakura tidak hanya indah bunganya, namun sakura juga masih menyimpan beberapa manfaat dan kegunaan. Di daerah perbukitan Garhwal India sakura, Prunus cerasoides tumbuh secara melimpah dan oleh penduduk setempat dipuja pada acara ritual keagamaan. Penduduk setempat tidak pernah menebang pohon sakura ini dan hanya menggunakan rantingnya dalam acara-acara ritual serta melarang tanaman dijadikan kayu bakar. Oleh sebab itu tanaman tersebut di kawasan ini dapat ditemukan berupa pohon-pohon yang sudah tua, dan menjadi tanaman yang mempunyai makna penting dalam kultur di India. Selain digunakan dalam acara ritual keagamaan sakura dari jenis ini mempunyai nilai yang sangat penting, yaitu sebagai tanaman yang kaya akan sumber pollen atau serbuk sari dan nektar untuk lebah-lebah madu.

Pada tahun ini, Lembah Cibogo masih akan menampilkan bunga sakuranya, yaitu pada Agustus-September. Yuk kita tunggu kemunculannya. (Nanang Suryana/Trisno Utomo)

Daftar Pustaka
Bose, T.K; P. Das and G.G. Maiti. 1998. Trees of the World.
https://gurunavi.com/en/japanfoodie/2017/04/sakura-food-and-drinks.html?ngt=TT118a05d0e008ac1e4ae518U-JWyTwJ9LFZN1aif3_zNs
https://matcha-jp.com/en/127
https://gurunavi.com/en/japanfoodie/2017/04/sakura-food-and-drinks.html?ngt=TT118a05d0e008ac1e4ae518U-JWyTwJ9LFZN1aif3_zNs
https://www.bing.com/search?FORM=U523DF&PC=U523&q=hanami+is
Prunus cerasoides. Sindata.krcibodas.lipi.go.id. (akses tanggal 16 Februari 2021)
Prunus cerasoides. http://plantlist.org (akses tanggal 16 Februari 2021)

BUNGA SAKURA, Prunus cerasoides Buch.-Ham. ex D.Don MENGHIASI LEMBAH CIBOGO KEBUN RAYA CIBODAS (KRC)
Telah dibaca: 423 kali