Kaktus Kursi Ibu Mertua, Echinocactus grusonii Hildm. Yang Terancam Punah

Tanaman kaktus termasuk kedalam suku Cactaceae. Amerika merupakan rumah dari Suku Cactaceae, yang dapat ditemukan dari mulai Kanada sampai jauh ke Argentina. Tanaman kaktus telah berevolusi secara anatomi dan adaptasi secara physiologi yang memungkinkan tanaman kaktus untuk hidup dalam kondisi gurun. Tanaman kaktus merupakan bagian dari kawasan arid dan semiarid. Keanekaragaman kaktus terbesar berada di Meksiko, kurang lebih 78% endemik Meksiko.

Menelusur sejarahnya ke belakang, tanaman kaktus telah digunakan manusia sejak jaman pre hispanic (periode waktu sebelum abad ke 16 sewaktu bangsa Spanyol menjelajah,  menemukan dan menaklukkan Mesoamerika dan Amerika Selatan) untuk makanan, obat-obatan, makanan ternak, dan sebagai bahan mentah. Sekarang tanaman kaktus merupakan salah satu komoditas tanaman hias yang mempunyai nilai penting secara ekonomi, karena mempunyai keindahan dari penampilannya baik bunga maupun habitusnya. Namun, di balik nilai ekonominya, beberapa jenis kaktus menghadapi kelangkaan di alam karena eksploitasi dan kerusakan habitat. Tekanan terhadap keberadaan tanaman kaktus terus semakin meningkat akibat perkembangan manusia dan kebutuhan manusia setiap saat. Sekarang, lebih dari 250 jenis kaktus asli Meksiko dikategorikan sebagai kaktus yang terancam punah keberadaannya.

Kaktus Kursi Ibu Mertua, Echinocactus grusonii Hildm.

Sinonim: Echinocactus corynacanthus Scheidw., Echinocactus galeottii Scheidw., Echinocereus grusonii var. azureus Von Zeisold 

Nama Umum: Golden Barrel Cactus, Golden Ball Cactus, Mother-in-law’s-cushion (Inggris).

Marga Echinocactus memiliki 10 jenis, nama marga Echinocactus berasal dari bahasa Yunani yang berarti landak dan berduri. Marga Echinocactus berasal dari Meksiko bagian tengah dan utara, dan bagian barat daya Amerika Serikat.

Deskripsi: kaktus kursi ibu mertua atau Golden Barrel Cactus ini merupakan kaktus yang pertumbuhannya relatif cepat waktu pertama dan terus melambat setelahnya, ukurannya besar berbentuk bundar seperti bola, biasanya hidup secara soliter selama 20-30 tahun, namun kemudian membentuk kluster. Untuk mencapai 25 cm diameternya harus menunggu sampai usia 10 tahun. Satu buah kaktus kursi ibu mertua  bisa berukuran mencapai 1 m diameternya dengan 25 – 35 rusuk yang berbentuk lurus. Kaktus ini berwarna hijau dan memiliki bulu-bulu yang tebal berwarna putih atau kuning krem di bagian atas tengahnya, serta memiliki areola sampai dengan 8 duri yang bentuknya radial yang panjangnya mencapai 3,5 cm, dan biasanya ada 4 duri tengah yang ukurannya lebih panjang. Duri berwarna kuning emas cerah, namun kadang-kadang ada juga yang berwarna putih. Bunga berbentuk lonceng dengan diameter 5 cm, muncul di sekitar bagian atas. Buah biasanya tertutup bulu-bulu berwarna putih krem yang panjangnya kurang lebih 2,5 cm. Buahnya tertanam dalam mahkota yang berbulu.

Kaktus ini akan sangat cocok ditanam di dalam ruangan, rumah kaca, atau konservatori yang mendapat sinar matahari cukup. Kehidupannya sama seperti kaktus pada umumnya, yaitu tahan terhadap kekeringan dan membutuhkan relatif sedikit pemeliharaan. Kaktus kursi mertua hidup terdistribusi di Meksiko Tengah khususnya  di Hidalgo, Querétaro dan Zacatecas.

Populasi kaktus kursi ibu mertua di alam aslinya terus mengalami penurunan akibat pengambilan secara ilegal dan kerusakan habitat alaminya. Kerusakan habitat alaminya disebabkan konversi lahan hutan menjadi lahan pertanian, perkotaan, dan lain sebagainya, menjadikan kaktus ini terancam punah di alam aslinya.

Menurut satus konservasi IUCN 2013 Kaktus kursi ibu mertua, Echinocactus grusonii Hildm. termasuk kategori Endangered spesies (En; genting atau terancam), artinya kaktus kursi ibu mertua sedang menghadapi resiko kepunahan di alam liar yang tinggi pada waktu yang akan datang.

Di Kebun Raya Cibodas kaktus kursi ibu mertua telah ditanam sejak tahun 1956 yang terdiri atas dua spesimen yang dikoleksi di rumah kaca. Kebun Raya Cibodas telah melakukan perbanyakan dari dua indukan tersebut, dan sekarang Kebun Raya Cibodas telah memiliki koleksi kaktus kursi ibu mertua lebih dari 30 spesimen. Kaktus kursi ibu mertua dapat diperbanyak dari biji.

Naskah: Nanang Suryana

Foto : Trisno Utomo