Selamat Hari Biodiversitas Internasional, 22 Mei 2020

Keanekaragaman hayati adalah kekayaan atau bentuk kehidupan di bumi, baik tumbuhan, hewan, mikroorganisme, genetika yang dikandungnya, maupun ekosistem, serta proses-proses ekologi yang dibangun menjadi lingkungan hidup (Primak et al dalam 1998 dalam Kuswanda 2009).

Keanekaragaman hayati merupakan hal yang penting bagi kehidupan. Keanekaragaman hayati berperan sebagai indikator dari sistem ekologi dan sarana untuk mengetahui adanya perubahan spesies. Keanekaragaman hayati juga mencakup kekayaan spesies dan kompleksitas ekosistem sehingga dapat memengaruhi komunitas organisme, perkembangan dan stabilitas ekosistem (Rahayu 2016).

Kebun Raya Cibodas adalah salah satu institusi yang memiliki peran krusial dalam ikut mempertahankan kenekaragaman hayati yang sangat penting artinya bagi kehidupan umat manusia. Salah satu keanekaragaman hayati yang ada di Cibodas adalah koleksi anggrek. Koleksi anggrek Kebun Raya Cibodas sampai saat ini ada sebanyak 1 suku, 51 marga, 135 jenis dan 729 spesimen yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Anggrek (Orchidaceae) merupakan tanaman yang mudah beradaptasi dengan lingkungannya. Anggrek adalah salah satu suku yang mempunyai anggota jenis terbanyak dibandingkan dengan beberapa suku tumbuhan berbunga lainnya. Anggrek hidup tersebar dari dataran rendah sampai pegunungan, atau hutan basah sampai hutan kering. Di seluruh dunia, jumlah anggrek diperkirakan 17.000 – 35.000 jenis dari 450 – 850 marga dan diperkirakan 4.000 – 5.000 jenisnya ada di Indonesia. Sekitar ±971 jenis dari ±139 marga terdapat di Jawa dan sebanyak ±231 jenis berstatus endemik Jawa. Merujuk pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang dilindungi, terdapat 27 anggrek yang statusnya ditetapkan sebagai dilindungi dari ancaman kepunahan dan beberapa jenisnya ada di Kebun Raya Cibodas.

Mari kita bersama-sama ikut berpartisipasi dalam menjaga keanekaragaman hayati yang sudah ada agar keberlangsungan hidup manusia tetap terjaga dan dapat berlanjut dengan baik. (DNP/DS)

Referensi:

1. https://eprints.uny.ac.id/9436/3/bab%202%20-%2008304241032.pdf

2. https://foresteract.com/keanekaragaman-hayati/

3. Sadili, Asep dan Sundari, Siti, 2017, Pusat Penelitian Biologi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, “Keanekaragaman, Sebaran, dan Pemanfaatan Jenis-Jenis Anggrek (Orchidaceae) di Hutan Bodogol, Taman Nasional Gede Pangrango, Jawa Barat”, dalam Widyariset | Vol. 3 No. 2 (2017) Hlm. 95 – 106.

4. Unit Registrasi dan Koleksi Kebun Raya Cibodas