Terhitung mulai tanggal 25 Juni 2017, Kendaraan Roda 4 diperbolehkan memasuki dan parkir didalam Kebun Raya Cibodas setiap hari. Untuk Kendaraan Roda 2 tidak diperkenankan masuk pada hari Minggu dan Libur Nasional. Terima Kasih

-Kebun Raya Cibodas menuju WBK-
English or other language
Beranda
User: 1 online | Hari ini: 94 kunjungan | Total: 373349 kunjungan | Pencarian:
Kelembagaan
Layanan
Tematik
Penelitian
Link
Kebun Raya Cibodas

Koleksi Tanaman Obat

cbg_Centela asiatica (medicinal plant).jpg

Berbicara tentang obat mungkin akan identik dengan penyakit. Ada jenis obat yang herbal dan ada juga yang tidak. Berbicara tentang obat herbal sebenarnya banyak orang yang belum mengetahui bahwa masih banyak tanaman yang ada disekitar kita yang dapat dimanfaatkan sebagai obat herbal. Kebun Raya Cibodas selain mengkoleksikan tanaman keras juga mengkoleksikan berbagai tanaman obat. Nah di Kebun Raya inilah pengunjung akan dapat menemui berbagai tanaman yang dapat digunakan sebagai obat herbal yang dikoleksikan di dalam sebuah satu petak kebun. Kebun ini mulai dibangun dan diresmikan pada tahun 2005 atas Inisiator dari Mantan Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kebun Raya Cibodas Didin Ahmad Nurdin, S.Si. (alm.). Kebun ini memiliki luas ± 3000 m2 dan dibangun untuk mengoleksikan berbagai tanaman obat yang berasal dari berbagai daerah. Sampai saat ini terdapat ± 164 jenis tanaman obat yang dikoleksikan di Kebun Raya Cibodas.

Berbagai contoh tanaman obat yang ada di Cibodas adalah Centella asiatica (L). Urb atau yang sering kita kenal dengan pegagan atau antanan konon katanya dapat digunakan sebagai obat peningkat daya ingat. Tanaman ini tumbuh liar di dekat sawah atau di dekat selokan-selokan. Pegagan dapat dimakan secara langsung dapat juga untuk lalapan atau campuran pembuatan asinan. Perbanyakan tanaman ini sangat mudah dilakukan yaitu melalui stek akar.

Selain tanaman pegagan ada juga Euchresta horsfieldii (Lesch.) atau sering kita kenal dengan Ki Jiwo ini termasuk ke dalam family Fabaceae. Euchresta horsfieldii atau sering kita kenal dengan nama Ki Jiwo ini termasuk kedalam keluarga Polong-polongan. Tanaman ini merupakan tanaman perdu yang umumnya tumbuh di hutan sekunder dan lereng gunung dengan ketinggian 1300-2000 m dpl. Tanaman ini kebanyakan ditemukan di pegunungan Tengger dan cara perbanyakannya juga mudah yaitu melalui biji dan stek batang. Ki Jiwo memiliki biji yang berbentuk lonjong dan dipercaya dapat untuk mengobati batuk darah, aprodisiak, pelancar air seni, mengurangi keputihan dan mengencangkan daerah kewanitaan serta mempertahankan stamina.

Oleh : Dwi Novia P.

Statistik Jumlah Kunjungan Website Harian
20-08-2017
94
19-08-2017
167
18-08-2017
155
Statistik Jumlah Kunjungan Website Tahunan
2017
36821
2016
110844
2015
83328
Galeri Foto Artikel
  • Berita
    Berita tentang seputar Kebun Raya Cibodas

  • Keanekaragaman Flora
    Berisi tentang berbagai keindahan dan keunikan dari berbagai flora Kebun Raya Cibodas

  • Koleksi
    Berisi mengenai informasi koleksi-koleksi di Kebun Raya Cibodas

  • Konservasi
    Berisi tentang informasi konservasi yang dilakukan oleh Kebun Raya Cibodas

  • Lain-Lain
    Berisi informasi-informasi lainnya seputar Kebun Raya Cibodas

  • Layanan
    Berisi informasi-informasi seputar pelayanan Kebun Raya Cibodas

  • Pendidikan Lingkungan
    Berisi tentang informasi pendidikan lingkungan yang dilakukan oleh Kebun Raya Cibodas

  • Penelitian
    Berisi tentang informasi penelitian yang dilakukan oleh Kebun Raya Cibodas

Artikel lainnya >>
Download Download lainnya >>
Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Cibodas - LIPI
PO. Box. 19 Sdl. Sindanglaya Cipanas Cianjur 43253
Telp. 0263-520448, 511385 Fax. 0263-512233
jasin.krcibodas@mail.lipi.go.id

Facebook - Twitter - Youtube - Google+



Powered by Cibodas Botanic Gardens ~ © Copyright 2009-2017 Jasa dan Informasi Kebun Raya Cibodas ~ Untuk tampilan terbaik, gunakan browser Mozilla Firefox